Tampilkan postingan dengan label dailylife. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dailylife. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Oktober 2012

karena gaji tidak cukup..




.. Maka Pak Polisi pun nyambi jualan, berhujan-hujan di tengah ramainya lalu lintas Jakarta. Daripada korupsi, kan?

Kan Wakapolri sudah bilang, polisi berpenghasilan kecil?
(http://nasional.kompas.com/read/2012/10/11/16283040/Wakapolri.Siapa.yang.Bisa.Hidup.Hanya.dari.Gaji)

Minggu, 14 Maret 2010

Mejeng di toko kamera




Beberapa hari yang lalu Jogja diguyur hujan dereesss. Karena saya sudah janjian makan di sop ayam Pak Min jakal dengan Yulinar temen SMP, SMA dan FK-UGM (iya.. seiring sejalan teruss..), maka hujan pun tidak menjadi halangan. Lepas makan nasi sop yang tak cukup seporsi seorang, kami jalan - jalan ke toko alat tulis terus ke toko kamera. Sambil nanya - nanya, milih milih.. mejeng juga dong.. :D

Senin, 18 Januari 2010

ATM Bonus

Ini cerita dari seorang Ibu yang mengantar anaknya kuliah dan mencari Kos di luar kota, tahun ajaran baru yang lalu.

Setelah berkeliling kampus, termasuk makan di kantin, naik angkot, dan belanja macam- macam untuk kebutuhan sang Putri di perantauan, mereka berdua istirahat di kamar kos yang adem. Sambil istirahat, mereka mulai berdiskusi serius tentang kebutuhan si Anak per bulan. Si Ibu meminta anak menuliskan semua kebutuhannya. Mulai makan, transportasi, alat - tulis dan fotokopi, pulsa handphone, langganan modem, dll. "Anggaran jalan - jalan nggak kamu tulis?" tanya si Ibu. "Apa kamu mau ngerem aja di kamar kalau malam minggu?" Si Anak tersenyum kegirangan, lalu melanjutkan menulis.

Setelah rencana anggaran jadi, sang Ibu pun mengoreksi di sana - sini. Di sini mulailah terdengar protes si Anak, disambut penjelasan sabar si Ibu, protes lagi, begitu seterusnya hingga rencana anggaran final. "Oke..," kata si Ibu "Ini anggaran untuk kamu sebulan. Untuk bulan ini Ibu berikan cash. Bulan berikutnya, Ibu akan transfer ke rekening kamu setiap awal bulan." si Anak mengangguk puas.

"Lalu ini...," kata si Ibu sambil mengeluarkan sebuah kartu, "Kartu ATM Ibu, siapa tahu anggaranmu membengkak.." Mata si Anak langsung membulat kegirangan, napasnya sampai sesak."Wow..," pikirnya.." Ditinggalin kartu ATM?!!? Serius niii??"

Si Ibu tersenyum lalu mengulang, "Begini.. ini kartu ATM Ibu, siapa tahu kamu perlu uang lebih, anggaranmu membengkak.. Tapi.." si Ibu tersenyum jenaka.

"Tapi apa Bu?," sergah si Anak tak sabar lagi.
"Kalau sampai akhir semester nanti kamu tidak menanyakan PIN kartu ini, artinya kamu tidak memerlukan uang lebih, pengeluaranmu terkendali, kamu akan mendapat Bonus ..."

"Yahhh, Ibu.. kirain...," teriak si Anak sambil tersenyum malu.
"Kirain mau dibawain kartu ATM ya... pokoknya kalau kamu tidak menanyakan PIN kartu ATM itu hingga akhir semester, kamu dapat Bonus,.. Deal?" tantang si Ibu.
"Deal!"

Singkat cerita, waktu berjalan dan akhir semester pun tiba. Si Anak memenangkan Bonus sesuai tantangan si Ibu. Rahasianya? Menurutnya, setiap kali dia membuka dompetnya, dia selalu melihat kartu ATM milik Ibunya, dan otomatis teringat tantangan Ibunya. Hasrat berboros - boros ria pun mereda.

Smart Mom.. :) :)


Rabu, 04 November 2009

Serba pink!




Alhamdulillah, akhirnya kebeli juga sepatu pink impian :)

Pak Pulisi "in action"




Dapet foto dari temen :)
Saking gemesnya Pak Pulisi sama pengendara motor yang menerobos lampu merah, maka jurus Kung Fu pun dilayangkan.

Makanya itu, kalo lampu merah itu mbok ya berhenti, daripada di-kung fu..

Selasa, 08 September 2009

Skak Mat!


Kejadian mengesankan beberapa hari yang lalu.
Kami makan bertiga di sebual mall, eh berempat ding, soalnya si Ibu didepanku membawa serta anak perempuannya. Tiba tiba, si Ibu itu bertanya kepada temannya yang juga sahabat tercinta saya:

"Dulu waktu aku gendut, badanku sebesar dia nggak?"
sambil tangannya menunjuk ke arah diriku...


Oh My God... Jujur banget si???!!
Mau bilang apa coba?...