Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Maret 2010

Mejeng di toko kamera




Beberapa hari yang lalu Jogja diguyur hujan dereesss. Karena saya sudah janjian makan di sop ayam Pak Min jakal dengan Yulinar temen SMP, SMA dan FK-UGM (iya.. seiring sejalan teruss..), maka hujan pun tidak menjadi halangan. Lepas makan nasi sop yang tak cukup seporsi seorang, kami jalan - jalan ke toko alat tulis terus ke toko kamera. Sambil nanya - nanya, milih milih.. mejeng juga dong.. :D

Selasa, 08 Desember 2009

Berbagai ekspresi di depan microphone.. (dari ultah-nya debi)


Just for the birthday lady!

Microphone..
benda kecil panjang itu memang bisa mengubah seseorang menjadi lebih ekspresif..

Photos by Debi, dicomot seizin yang empunya.

Senin, 30 November 2009

Baksos




Ini foto waktu baksos..
Siapa bilang reuni cuma happy happy fun fun aja?
Selain kumpul - kumpul, kangen kangenan, ada juga penggalangan dana, aksi donor darah, pembagian sembako, dan penyerahan batu nama SMP 8 Yogyakarta
Selepas acara baksos, beberapa orang langsung meluncur ke Hepap! Teteeep....

Yang ini pesan penting:
Itu kaosku ukuran L lho!... L!.. bye bye XL :) :)

Jumat, 06 November 2009

SMS (Senin Malam Seru)




Date: Senin, 2 Nov 2009
Location: IBC Jl. Palagan - Liquid Jl. Magelang

Seorang teman SMP syukuran, dan nraktir makan.. :)
Kami pilih lokasinya di IBC (Ikan Bakar Cianjur) Jal Palagan, Yogyakarta. Tempatnya asyik, makanannya enak.. tumis pucuk labunya yummy, di samping guramehnya yang juga topp, keringnya pas, dan gurihh :)

Dari IBC nyambung ke liquid karaoke, di Jalan Magelang. Membakar kalori!


Catatan
All Photos by Pethak
Hanya dipilih photo - photo yang ada aku.. :D

Rabu, 02 September 2009

Ke Solo menjemput Pis Kopyor




Hari Selasa, satu September, sudah saya niyatkan mau ke Solo, ke rumah Jeng Haley, untuk menjemput makanan tradisional kesukaan saya, Pis Kopyor :). Matur nuwun ya Jeng... huhu.. I lop yu Full!

Buka Bersama di rumah seorang teman




Senin, 31 Agustus kemarin, kami berbuka puasa di rumah seorang teman SMP yang tinggal di Karangnongko, Prambanan. Selain berbuka puasa, kami juga bersilaturahmi dan menengok keadaan Esti sekeluarga, yang single parent dan tinggal bersama kedua anaknya.

Nah.. jadi nggak cuma karaoke dan makan - makan saja lho kegiatan kelompok "Reuni tiada akhir" ini... tapi juga bersilaturahmi, meskipun acara utamanya yo tetep.. makan makan.. :D

Note:
All photos by Yulinar Wusanani

Selasa, 18 Agustus 2009

Menodai Sungai Elo


Ata, Sinto, Ami, Hida, mas Adi pemandu

Tanggal 15 Agustus, hari Sabtu, ada undangan dari Ata a.ka Buchary Kurniata a.ka Judge Bao van Mungkid, untuk rafting di sungai Elo, Magelang. Woro woro sana sini, sampai Sabtu pagi cuma terkumpul 3 orang: Hida, Ami, Sinto, Jadi 4 orang ditambah Ata, sang pengundang. Ya sudah.. brangkaaat..

Bagaimana rasanya?
Cuma satu kata: Asyiiiiik!!!! Biarpun pake deg degan (keempat peserta belum pernah rafting sebelumnya), biarpun ada tragedi "Ngentas Gajah Dari Kali Elo".. tetep saja.. Asyik Beraaat......
Mau lagi? Mau Mau Mau!

Senin, 27 Juli 2009

Bengi - bengi niliki cah lara




Mau bengi aku grumutan tekan JIH, niliki bocah lara.
Tekan kono jebul bocahe wes rada waras nanging isih lemes..

Sing arep dho tilik, kamare 2204 :)
Enggal waras yo cah Bagus..

Rabu, 15 Juli 2009

Ngobrol sampe ngoyot bareng temen - temenku yang ganteng - ganteng :




Date: Friday, July 10, 2009
Location: Cafe momento, Prayan, Yogyakarta

Gayane, aku & beberapa temen SMP pengin ngobrol sampe "ngoyot"... sampe dibela belain nanya sana sini tempat nongkrong yang buka sampe pagi. Akhirnya ke cafe momento juga, dengan catatan nanti kalo tutup ya pindah..

Lahhh.. ternyata.. jam sebelas kok sudah pada angop, menguap.. ya wes.. Meskipun belum ngoyot, jam sebelas lebih sedikit sudah bubar... Hehe..

Faktor U..... mur memang ga bisa ditutupi...

:)

Selasa, 07 Juli 2009

Ng-amplaz, reuni & maksibar di amplaz


seriusss

Reuni lageee....
Judulnya Ulang tahun Rurien, teman SMP, sekaligus perpisahan karena beliau mau hijrah ke Jakarta. Tapi maksibar tanggal 30 Juni kmaren menjadi ajang reuni lagi, kangen - kangenan, apalagi dengan munculnya "wajah baru", alias teman lama yang baru "ditemukan".

Dari maksibar ini mucul ide karaokean sore, hari Jumat tanggal 3 Juli. :) :)

Ada yang Anda kenal?


Note: All photos by Rurien.

Senin, 13 April 2009

Earth Cafe, 7 April 2009


http://zulhanif.multiply.com/photos/album/59?mark_read=zulhanif:photos:59
Dibujukin Ayi buat ke Earth cafe pas tanggal 7 April kemaren. Hmm.. perasaan udah curigaaa aja.. pasti mo dikerjain (Curiga campur Ge-Er). Sayang doong, ngga ngerjain duluan, makanya minta Ayi jemput ke Kalasan.. :D eh.. dijabanin.. ya udah, brangkaaat..

Ternyata ada Alan & Shanti, Iyog dan Bram, ada pasangan the master of jail Eka & UWie, ada RahmaDI, Bawien, Mellisa dan Sigit yang makin me-raksasa..

Zulhanif, yang harus menyeberang kota dari Bantul, datang terakhir.

Tak lengkap memang tanpa Bronis berbentuk hati, sepotong kado, dan yang jelas.. contrengan chocomelt di pipi!
Thank's for all the love and friendship.. Muach.. Muach.. !

Photo by Zulhanif.
Photo - photo selengkapnya, klik link di atas!

Minggu, 12 April 2009

Reuni lageee...




Judul resminya, pembubaran panitia reuni. Ternyata jadinya: Reuni jilid dua :D. Setelah acara resmi selesai, rombongan bergerak ke utara Jogja, dengan sasaran: Hepap!

Dan inilah yang terjadi...

Senin, 16 Maret 2009

Yanti, Maafkan aku.....

Reuni SMP tanggal 7 Maret 2009 kemaren masih menyisakan euforia yang tak habis habis.
Saling menelepon, saling merancang janji - janji reuni lanjutan, bertukar cerita - cerita masa lalu.. Hingga pagi ini kami semua dikejutkan oleh sms dari seorang teman: Yanti meninggal!

Pertanyaan yang selalu timbul sejak sms duka itu beredar adalah: Yanti siapa? Yanti yang ini memang bukan dari jajaran selebritis SMP 8 Yogyakarta angkatan '81 dan selalu dikelirukan dengan Yanti - Yanti yang lain. Biasa - biasa saja. Kurang dikenal oleh teman - teman sekelasnya, apalagi oleh teman - teman di luar kelasnya. Tetapi Yanti ingat semua teman - temannya. Ingatannya yang kuat tentang teman - teman SMP itulah yang membuat kami sering menjadikannya referensi ketika melacak teman - teman yang sudah tak tentu rimbanya. Dengan lancar ia akan menceritakan keberadaan teman - teman kami itu, lengkap dengan berita up to date.

Yanti juga menyisakan kenangan. Kenangan yang manis, yang lucu, yang mengingatkan kita bahwa setiap orang adalah unik. Dan Astaghfirullah, dengan segala kebodohanku, tidak hanya dulu tapi juga kini, aku dengan semena - mena membuat keunikannya sebagai sesuatu yang patut ditertawakan

Yanti,.. maafkan aku.. Maafkan aku yang menjadikan kamu bahan tertawaan di belakangmu. Maafkan aku yang tidak sensitif dengan kehadiranmu. Maafkan aku yang tidak dapat menghargai kehadiranmu apa adanya. Dengan segala keterbatasanmu, kamu adalah sahabat yang baik. Tulus, tidak pernah menyakiti, selalu berusaha membantu, selalu berusaha ada ketika aku mengundangmu. Kenangan terakhir ber-karaoke bareng, dan kebersamaan kita waktu reuni akan selalu mengingatkan aku akan sosokmu.

Selamat jalan Sahabat.. Sekali lagi, maafkan aku..
Kepergianmu yang tiba - tiba memperingatkan aku (sekali lagi), bahwa tiada yang kekal di dunia ini, dan tiada yang tahu kapan waktu kita akan tiba.

Keterangan foto: Rapat reuni, dari kiri: Yanti almarhum, Hida, Ismu

Kamis, 26 Februari 2009

SMP 8, SMA 1, UGM, Multiply! :)




Date: Thursday, 26 Feb 2009
Location: Qua-li Amplaz, Yogyakarta

Ketemuan sama temen - temen yang bareng di SMP, di SMA dan barengan sekampus waktu kuliah. Seru gak sii?

Ternyata yang rame tetep rameeee.. yang anteng ya tetep anteeeng, yang manis ya tetep maniis.. :D :D

Photos by: Yulinar & Asih

Rabu, 11 Februari 2009

Duo Imyut ketemu Duo Imyut




Date: January 2009
Location: Earth cafe, Babarsari (earth maning, earth maning...)


Maap ya Ndhuk Katy, baru tayang sekarang ni photo photo... udah gak sabar yaaa? :)


Semua photo diambil oleh Agung Cahyono, itu yang kliatan sibuk di poto terakhir, kecuali photo Agung, diambil oleh mbak Arie

Selasa, 10 Februari 2009

kopdar mendadak (.. dan jawaban tebakan laptop pinky)




Masih edisi kunjungan Mbak Ari di Jogja. Hari Senin malam, setelah sempat bezoek Kakungnya Vari di Panti Rapih, kami berdua hinggap lagi di Earth cafe, Babarsari. Pesanan wajib, chocomelt, langsung dipesan, di samping menu andalan lain (nasi ayam goreng dkk).

Sekitar jam 10, muncul Ayi dan tanpa basa basi langsung mengeluarkan sesuatu berwarna pink a la Barbie yang ternyata.. laptop.. OMG!.. Pantes aja Ayi merasa harus bersumpah di MPnya bahwa dia lelaki sejati.. :p

Beberapa menit kemudian muncul Hanif yang datang penuh perjuangan dari Bantul sana :D.. dan langsung bingung melihat suasana kopdar yang sibuk. Maksudnya, masing - masing sibuk dengan "dunia"nya sendiri..

Pendatang terakhir adalah Mbak Difla Sang Penguasa Cafe yang tetep ceria meski kliatan cuapek. :D

Kopdar baru bubar lewat tengah malam ...

Senin, 02 Februari 2009

Oho meninggal di Belanda


http://www.kompas.com/read/xml/2009/02/03/06560133/dosen.ugm.ditemukan.meninggal.di.belanda
Rekan kami yang sedang menuntut ilmu di UMC St Redboud University Nijmigen , dr Nugroho Wiyadi yang akrab dipanggil Oho, meninggal di kamarnya, hari Minggu 1 Februari yang lalu.

Berita selengkapnya, dari link di atas:
===================================================
NIJMEGEN, SELASA — Seorang mahasiswa doktor asal Indonesia yang tengah menempuh studi di UMC St Redboud University Nijmigen ditemukan tewas di kamarnya. Korban yang bernama Nugroho, asal Jawa Tengah, diperkirakan meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan oleh rekannya, Minggu (1/2).

Kematian korban sangat mengejutkan rekan-rekannya sesama mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di kota Nijmegen yang terletak di kawasan selatan Belanda. Informasi yang berhasil dihimpun Persdanetwork, korban sempat bertemu dengan rekan-rekannya dari Indonesia, Jumat (30/1) malam.

Meninggalnya dr Nugroho Wiyadi, PhD juga sangat mengejutkan Sekjen Perhimpunan Pelajar Indonesia Belanda Yohanes Widodo. Alamarhum yang merupakan dosen FK UGM dikenal oleh mahasiswa Indonesia di Belanda, termasuk para pengurus PPI, sebagai sosok yang layak jadi panutan.

Korban yang sebenarnya akan pulang ke Tanah Air pada 11 Februari nanti hilang kontak dengan rekan-rekannya sejak Sabtu lalu. Menurut informasi dari rekan korban, Kentar Arimadyo S, mahasiswa Master Biomedical Science UMC St Redboud University, dalam e-mail-nya disebutkan, meski dia baru kenal dengan korban sekitar dua minggu lalu, tapi memiliki kesan tersendiri.

"Saya baru kenal Mas Nugroho mungkin baru dua minggu lalu melalui yahoo! messenger dari teman saya, dr Slamet Hidayat. Jumat minggu lalu Mas Nugroho mengajak saya untuk makan malam dengan teman-temannya dari Thailand. Mas Nugroho tahu saya baru datang dari Indonesia sehingga dia ingin saya di sini bisa betah dan memperkenalkan sahabat-sahabatnya. Malah setelah itu Mas Nugroho ingin membuat makan-makan di tempat saya dengan menu Tom Yam yang akan dibuat oleh temannya," ujar Kentar.

Korban juga sempat menawarkan tempat tinggalnya tuntuk digunakan kepada Kentar karena tanggal 11 Februari ini korban akan pulang ke Indonesia dan akan kembali ke Belanda pada Juli 2009. "Meski baru mengenal beliau saya merasa sangat nyaman berada di dekatnya. Orangnya hangat, rendah hati, dan sungguh menyenangkan bisa berkenalan dengan orang seperti Mas Nugroho," tambah Kentar.

"Hari Jumat tanggal 30 Januari 2009, sehabis lapor diri ke KBRI saya berkunjung ke teman di Rotterdam. Ternyata di sana saya bertemu dengan teman-teman dari Masstrich, Groningen, yang kebetulan ingin menghabiskan weekend untuk pesiar ke Amsterdam. Masih ada temen dari Nijmegen yang seyogianya juga dateng ke sana karena sudah janjian. Tetapi sejak Jumat sore sampai Sabtu pagi beliau tidak dapat dihubungi, baik melalui telepon ataupun e-mail," ungkap Kentar.

"Hari minggu kebetulan saya ingin kembali ke Nijmegen. Saya sempatkan mengunjungi apartemen beliau di Platolaan 750 untuk mengetahui keberadaannya. Di sana telah banyak polisi dan mobil ambulans. Saya bertanya kepada petugas tersebut ternyata Mas Nugroho sudah meninggal dunia beberapa hari yang lalu di kamarnya. Dan saya tidak boleh menghubungi saudaranya di Indonesia," tambah Kentar.

Menurut Kentar, hal itu karena kematian korban masih dalam pemeriksaan pihak polisi. "Saat makan malam bersamanya, saya sempat bertanya tentang benjolan yang ada di lengan bawahnya, dan dia menjelaskan bahwa dia memiliki kelainan ginjal dan harus menjalani cuci darah setiap 4 hari sekali," ujarnya.

"Informasi tersebut saya beritahukan ke pihak polisi untuk lebih memudahkan pemeriksaan. Malam tadi sekitar jam 17.30 saya mendapat telepon dari profesor pembimbing Nugroho bahwa kematiannya natural dan bukan karena penyebab lain. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di CWZ. Karena kondisi jenazah yang demikian, pihak RS belum bisa memastikan apakah jenazah diperbolehkan dibawa ke Indonesia," tutur Kentar.

Keputusan tersebut baru akan diketahui Selasa (3/1) pukul 10.00 waktu Belanda. Rekan korban yang lainnya mengatakan, paling tidak hari Rabu semua kepastian soal pemulangan jenazah. Saat ini semua urusan administrasi dibantu KBRI Belanda atas perintah Dubes JE Habibie. (Yon Daryono, dari Nijmegen, Belanda)

===============================================

Selamat jalan..

Rabu, 28 Januari 2009

Curhat seorang Bapak soal asisten..


http://wiwid2612.multiply.com/journal/item/4?mark_read=wiwid2612:journal:4&replies_read=6
"Puyeng.. mikir Asisten.." demikian gerutu Ismu a.k.a wiwid a.k.a gembul. Sekadar membaca curhatannya saja sudah cukup ikutan puyeng:

===========================================
......
Ternyata dugaan kami benar, belum genap sebulan umur anak kami, si A minta pulang kampung dg alasan anaknya sakit keras (sdh bbrp kali dia minta ijin pulang tp istriku tdk membolehkan, karena masih jd tanggungan Yayasan selama bekerja 3 bln dan menurut keterangan Yayasan via telp, anaknya si A tidak sakit). Akhirnya, dengan pertimbangan kemanusiaan kami memulangkan si A tsb dengan memberinya pesangon selain gajinya yang sebulan.

Jadi lah kami kelabakan cari pengganti baby sitter (BS) karena anak kami belum genap 2 bulan umurnya. Karena harus gerak-cepat, kami menelpon beberapa yayasan penyalur BS di kota kami dengan harapan segera mendapatkan BS yg baru. Kemudian, salah satu yayasan yg kami telpon menawarkan kriteria BS yg kami perlukan, dan dengan segera istriku pergi ke yayasan tersebut untuk menjemputnya. Sebut saja si U namanya. Rada tenang karena minimal istriku masih cuti melahirkan ada yg menemani di rumah.

Baru dua hari si U bekerja, rupanya aku dan istriku mulai gak "comfort" dengan tingkah dan pekerjaan si U karena dia tidak pernah mau menyuci piring bekas makanannya dan tidak pernah mau pula membantu menyucikan popok/baju anak kami, katanya "ini bukan pekerjaan BS".
..........................................................

Selain itu si U juga suka membandingkan kami dengan majikan yg dia ikuti sebelumnya dan mengatakan bahwa kalo majikan sebelumnya suka membawanya jalan-jalan ke mall dan setiap hari diberikan uang 10 ribu, meskipun untuk itu dia harus siap bekerja 24 jam.
........................................................

Istriku menelponku bahwa suami si U datang bersama 2 orang temannya yg badannya besar2, aku langsung panik & cepat sarankan istriku utk segera panggil satpam perumahan. Untunglah kemudian tidak terjadi peristiwa yg tidak diinginkan selain hanya si U hanya minta waktu utk keluar rumah beberapa jam dengan alasan ngantar suami beli kebutuhan anak. Seminggu kemudian, saat weekend dan aku di rumah, suami si U kembali datang, kali ini dia datang dengan membawa anak & seorang temannya. Seperti dugaanku, setelah basa-basi sejenak, dia minta dicarikan pekerjaan, dengan alasan anaknya butuh biaya!

Excuse me...anak kami juga lagi butuh biaya!
......................................................................................
=======================================
Kalau mau lebih puyeng lagi, silahkan klik link di atas untuk kisah selengkapnya :) Ternyata urusan asisten bukan melulu urusan para ibu.

Maka, wahai para Ibu, para Bapak yang jauh sudah pengalaman soal urusan satu ini, tolong saran dan masukannya ya..Biar "bapak baru" satu ini nggak puyeng lagi..


gambar dari sini

Selasa, 20 Januari 2009

Enough with mailing list !

Awalnya adalah baik. Sebuah milis mengundang saya untuk bergabung, yang saya terima dengan tangan terbuka, mengingat ini adalah milis untuk teman - teman lama. Dan seperti juga beberapa jaringan yang berawal dari dunia maya, milis ini akhirnya "mendarat" juga, ada kopdar, ketemuan, dan foto - foto. :D Eh.. tapi yang dilakukan di milis ini bukan hanya kangen - kangenan. Ada juga beberapa real action yang lahir dari milis ini, yang menjadi bukti bahwa "friends are forever".

Ada juga konsekuensi dari milis ini. Mailbox saya menjadi lebih sering terisi, tapi asyik juga, karena saya jadi tahu kalau ada kopdar di sini, akan ada ketemuan di sana, dan updated news dari teman - teman. Great! Meskipun untuk itu harus spare time lebih banyak di depan compie.

Tetapi beberapa hari ini, milis menjadi sangat tidak menarik, karena email yang masuk sudah tidak informatif lagi. Milis menjadi semacam chat room, dengan e-mail yang sangat banyak, dengan subjek yang itu - itu juga (pengirim email tidak mau repot mengganti subjek, mungkin terlalu sibuk), isi yang sangat singkat tetapi dengan ekor yang puanjaaaaang (thread email sebelumnya tidak pernah dihapus, mungkin penulis email terlalu sibuk untuk itu). Bagi saya, bombardir email seperti ini sangat mengganggu. Kenapa harus chatting di milis sementara banyak sarana untuk itu? YM conference, skype dan semacamnya bisa digunakan untuk chatting sepuasnya.. atau bahkan saling reply di blog ini juga boleh kok.. monggo.. Masak sih setiap komentar dalam chatting itu harus dikemas dalam e-mail lalu dibroadcast ke seluruh milis? Lebay...

Sesuai ajaran sikap proactive nya Stephen Covey.. :D saya mengajukan protes.
Dan tanggapan yang saya terima adalah...:

"Hida kui sugihhhh bgt yo mesti.mesti sukses bgt.mesti ayuuuu bgt ketoro galaaak.hahaaaa."


Amiien..
So, the friendship is still there...but
Enough with mailing list!

Gambar diambil dari sini